Rapat Koordinasi Bulanan Kecamatan Menggala

astraksetra.desa.id

Pada Senin, 13 November 2017 , Bertempat di Aula Kecamatan Menggala , Kecamatan Menggala mengadakan Rapat Koordinasi Bulanan yang dihadiri oleh :

  1. Kapolsek Menggala Bapak I Nyoman Cenik
  2. Danramil
  3. KUA Bapak Syahidin
  4. Dispenda Bapak Ardansyah dan Bapak Akmaludin
  5. Puskesmas Tiuh Tohou Ibu Elia Kontesa
  6. Puskesmas Menggala
  7. BP3K Bapak Hasyim
  8. Kepala Kampung dan Lurah di Kecamatan Menggala
  9. Kaling Se_ Kecamatan Menggala

Acara Rakor dibuka dan dipimpin langsung oleh Bapak Sudirman ,S.E,M.M, selaku Camat di Kecamatan Menggala. Pada acara tersebut Bp Sudirman ,S.E,M.M, menyampaikan tentang beberapa hal yang menjadi bahasan pada rakor bulan lalu yang belum terselesaikan karena Dinas atau Badan terkait tidak hadir dalam memberikan jawaban atau solusi dari masalah yang disampikan pada rakor bulan kemarin dan juga menyampikan tentang undangan dari Otoritas Jasa Keuangan Kepada Kepala Kampung dan Lurah di Kecamatan Menggala pada Selasa 14 November 2017 bertempat di Ruang Utama Bapeda lantai 3 pada jam 9.00 Wib sampai dengan selesai mengenai Sosialisasi dan Edukasi Waspada Investasi.

Bapak Camat Menggala , Sudirman ,S.E,M.M, sedang memberikan sambutan dan memimpin rapat

Pada acara tersebut juga Bapak Sudirman , SE,MM menyampaikan tentang masalah Narkoba yang sudah sewajibnya menjadi tanggung jawab semua pihak karena dapat merusak generasi bangsa dan meminta adanya koordinasi antara Kampung , Polsek maupun Polres terkait masalah narkoba agar cepat dapat ditindaklanjuti.

Sementara bahasan utama pada adalah mengenai pencapaian pembayaran pajak PBB masing – masing Kampung dan Kelurahan , pada kesempatan tersebut Bapak Sudirman , SE, MM menyampikan apresiasi kepada Kampung Astra Ksetra yang telah 100% menyelesaikan tanggung jawab pajak PBB yang harus disetorkan kepada Dispenda dan mendorong Kampung dan Kelurahan yang belum 100% untuk segera menyelesaikan tanggungjawab pembayaran pajak PBB mayarakat.

Pada sesi tanya jawab :

Bapak Musoli selaku Lurah Menggala bertanya tentang masalah Nikah Gratis yang pada kenyataanya masyarakat masih dikenakan biaya Rp 750.000,-

Menjawab pertanyaan tersebut Bapak Syahidin dari KUA menyampaikan bahwa ,Pada dasarnya nikah itu gratis bila dilakukan di KUA, dan pencatatan Nikah diluar KUA dikenai biaya Rp 600.000,- yang uangnya disetorkan langsung oleh masyarakat melalui No Rekening kas Negara yang diberikan oleh KUA kemudian Slyp transfer diserahkan ke kantor KUA dan kemudian pencatatan nikah baru dapat dilakukan.Dan bila didapati biaya lebih dari Rp 600.000,- maka dipastikan itu dari pihak ketiga , untuk itu Bp Syahidin menghibau kepada mayarakat yang hendak menikah , mengurus langsung kepentingannya tanpa melalui pihak ketiga.

Pada kesempatan tersebut juga Bapak Syahidin menyampikan bahwa Sekdes tidak berhak menandatangani N1 s/d N4 , untuk itu masyarakat harap maklum bila Sekdes tidak mau menandatangani N1 s/d N4 untuk pasangan yang akan menikah dan harus menunggu bila Kepala Kampung sedang diluar kota atau tidak ditempat karena secara aturan demikian.

Sementara berkaitan dengan Pajak Bumi dan Bangunan , Bapak Miwandi Yusuf selaku Lurah Menggala Tengah  bertanya mengenai data double anslag yang sudah diajukan kepada Dispenda untuk ditindaklanjuti tetapi sampai sekarang data yang keluar masih sama atau tetap.

Menjawab pertanyaan tersebut Bapak Akmaludi menyampaikan bahwa data yang diajukan memerlukan proses dan waktu yang agak panjang untuk dapat dirposes karena harus melalui pengajuan kepada Bupati , apalagi bila data diajukan pada ahir tahun , maka bisa dipastikan pada tahun berikutnya masih akan tercetak karena pencetakan dilakukan diawal tahun.

Sementara dari Puskesmas Tiuh Tohou , Ibu Elia Kontesa selaku Kepala UPTD Puskesmas Tiuh Tuhou menyampaikan laporan mengenai Akreditasi Puskesmas Tiuh Tohou yang diundur dan mengajak seluruh Kampung di Wilayah Tugas Puskesmas Tiuh Tohou mendukung Puskesmas Tiuh Tohou dalam mengelola Puskesmas Pembantu dan Posyandu dengan memfasilitasi Puskesmas dan Posyandu dengan failitas yang memadai dari Dana Desa sehingga Puskesmas Pembantu dan Posyandu dapat bekerja maksimal.

Kepala UPTD Puskesmas Menggala sedang menyampikan program

Dari BP3K Bapak Hasyim menyampaikan bahwa Gabungan Kelompok Tani ( Gapoktan ) sudah harus membuat RDKK ( Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok ) Tujuan penyusunan RDKK Pupuk Bersubsidi adalah membantu petani dan pekebun untuk merencanakan usulan pengadaan pupuk dengan penyediaan pupuk bersubsidi sesuai azas 6 (enam) tepat (tepat jumlah, jenis, waktu, tempat, mutu dan harga).

RDKK Pupuk Bersubsidi merupakan rencana kebutuhan pupuk gapoktan selama satu tahun, yang selanjutnya dilakukan rekapitulasi secara berjenjang dari tingkat desa sampai tingkat pusat. Hasil rekapitulasi tersebut digunakan sebagai dasar usulan kebutuhan pupuk bersubsidi tingkat nasional tahun berikutnya. RDKK Pupuk Bersubsidi tersebut sekaligus juga digunakan sebagai alat pesanan pupuk bersubsidi kepada penyalur atau pengecer resmi pupuk bersubsidi.

Fasilitas hanya akan diberikan kepada setiap petani yang bergabung dalam gapoktan.

Dan pada kesempatan tersebut juga Bapak Hasyim selaku Kepala BP3K menyampaikan bahwa Gapoktan diminta untuk mengajukan kebutuhan bibit Padi , Jagung dan Kedelai karena sedang ada progam pemenuhan kebutuhan bibit bagi petani.

Pada ahir acara Bapak I Nyoman Cenik selaku Kapolsek Menggala mengajak untuk bersama – sama menangai masalah yang ada disekitar masyarakat dengan melaporkan baik masalah Narkoba , Perjudian serta Kekerasan Dalam Rumah Tangga , bersama Polisi , Aparatur Kampung dan masyarakat masalah dapat diselesaikan dengan mengutamakan penyelesaian masalah dengan menghindari korban jiwa dan melalui pembinaan.

Untuk beberapa hari kedepan di Kampung Astra Ksetra akan dibagikan Form Pegajuan Pajak PBB Baru untuk diisi dan diajukan secara kolektif ke Dispenda.Atas usulan masyarakat pada saat yang lalu yang mempertanyakan mengenai pajak PBB yang pada tahun 2016 mendapatkan tagihan dan pada 2017 tidak mendapatkan tagihan.

Mari bersama sukseskan pendataan pajak PBB di Kampung Astra Ksetra sebagai wujud kesadaran kita dalam mendukung pembangunan.

 

 

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan